Wednesday, June 17, 2009

Menakar Kebahagiaan

Gara2 kemaren menulis status di FB seputar ttg kebahagiaan, jd keinget sama tulisan yg dulu pnah ditulis, ya ttg kebahagiaan itu... judulnya ttg Menakar Kebahagiaan..

Pernah dalam suatu pembicaraan chatting bersama seorang teman, teman itu berkata, "wah sepertinya dia bahagia sekali ya, bisa beruntung gt, dpt beasiswa keluar negeri, kerja di perusahaan asing yg gajinya gede, dsb dsb.. Lantas ak cuma bisa jawab, "takaran kebahagiaan orang itu berbeda-beda, Allah sudah menetukan takaran kebahagiaan kita, tidak kurang tidak lebih..". Lalu dan lantas si teman ini tidak mjawab, keburu offline.. yahhh.. (seperti biasa,..hehe).

Jadi skrg timbul pertanyaan, sebenarnya kebahagiaan hidup apa yg ingin diraih?
  • Kebahagiaan pny gaji besar sehingga bisa beli apapun dgn kekayaan yg dimiliki?
  • Kebahagiaan menjadi pegawai negeri tetap status jelas dgn gaji tetap dan tunjangan lain?
  • (Mengutip dr cita2 seorang teman, he2). Kebahagiaan bisa menginjakkan kaki di 5 benua?
  • Kebahagiaan menjadi seorang istri yang dicintai dan mencintai suami hingga pny anak dan till death do us part?
  • atau kebahagiaan yg mana?
Masih bingung, ini sebuah pelajaran hidup yg ga pnah berhenti (begitu kata seorang teman mengatakan). Hidup adalah perjuangan dalam mencari kebahagiaan, tinggal pintar2nya kita aja untuk merasakan arti kebahagiaan itu.. Karena kebahagiaan tak lain dan tak bukan adalah wujud rasa syukur kita pada Allah Sang Pencipta kita, dengan segala ridhonya, kita mampu bahagia...

Well, I'm happy enough to say that happy to have my happy life...

2 comments:

Anonymous said...

kebahagiaan ko ditakar... kebahagiaan mah dirasa aja// :D

katairma said...

hehe.. iya mereun ya cukup dirasa aja.. seperti kata mbah maridjan, "Roso roso roso.."